Sejarah Imlek

0
88

KOREKSI.ID – Banyak orang keturunan Tionghoa Buddhist setelah beralih memeluk agama lain seperti Kristen, Katolik, Islam, Hindu ataupun tidak beragama tidak lagi mau merayakan Imlek* dgn mengatakan kalau mereka bukan lagi Buddhist.

Statement ini seolah-olah mengimplikasikan bahwa Imlek adalah hari Buddhist.

Imlek sesungguhnya bukan hari Buddhist, jadi setiap orang keturunan Tionghoa apapun agamanya boleh merayakannya.

Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok pada tahun 65 M dibawa oleh dua orang Bhiksu dari Asia Tengah yang bernama Bhiksu Kaisyapa Matangga dan Bhiksu Gobarana.

Pada saat Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok 1954 tahun yang lalu (65M-2019) di daratan Tiongkok sudah ada dua ajaran yang dianut oleh warga setempat yaitu Taoisme dan Konfusianisme, tapi Buddhisme tidak saling bersinggungan dengan dua ajaran setempat. Malah diterima dengan tangan terbuka oleh masyarakat disana sehingga terjadilah sinkretisme (percampuran tiga ajaran) yang kita kenal sekarang sebagai ajaran Sam Kaw (Tiga Ajaran).

Pada saat Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok 1954 tahun yang lalu, masyarakat Tiongkok, sudah merayakan Imlek selama 2763 tahun, jadi tahun ini adalah Imlek yang ke 4717 (1954+2763).

Dari sejarah ini kita bisa menyimpulkan bahwa Imlek bukan hari Buddhist. Imlek dirayakan pertama kali 4717 tahun yang lalu sejak dinasti awal di daratan Tiongkok yaitu dinasti Xià/Sia.

Imlek dirayakan untuk menyambut datangnya musim semi, saat itu masyarakat Tiongkok hidup dari bercocok tanam dan selama datangnya musim dingin (Tiongkok ada 4 musim) mereka tidak bisa beraktifitas di ladang mereka selama beberapa bulan dan ketika musim semi tiba mereka menyambutnya dengan suka-cita karena bisa kembali beraktifitas di ladang mereka.

Datangnya musim semi ini mereka rayakan sebagai Tahun Baru Imlek dan mereka mengucapkan Sin Chun Kiong Hi (Selamat Datang Musim Semi).

Banyak orang keturunan Tionghoa di Indonesia mengatakan Imlek tahun ini yang jatuh pada tanggal 5 Pebruari 2019 adalah Imlek yang ke 2570.

Imlek 2570 bukanlah Imlek yang dihitung sejak jaman dinasti Xià/Sia. Imlek 2570 adalah Imlek versi kaum Konfusianisme yang dihitung sejak tahun kelahiran Confusius/Nabi Kong Hu Cu (Confusius lahir pada tahun 551 SM).

Kaum Konfusianisme begitu berterima kasih kepada Confusius yang telah mengajarkan mereka etika dan moralitassehingga tahun lahir beliau dianggap sebagai Imlek Pertama (551+2019=2570), walau sesungguhnya masyarakat Tiongkok saat itu sudah merayakan Imlek selama 2147 tahun!.#Sumber Istimewa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here