Dapat Label Halal, Bupati Mamuju Dorong UMKM Bersaing di Pasar Modern

0
45

MAMUJU – Sebanyak 45 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Mamuju, hari ini resmi mengantongi sertifikat label halal, atas produk yang mereka pasarkan, sertifikat yang dikeluarkan melalui Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Mamuju, secara simbolis diserahkan Bupati Mamuju H.Habsi Wahid diruang kerjanya kepada sejumlah pelaku UMKM, Rabu,6 Maret 2019.

Habsi menjelaskan, penyerahan sertifikat dilakukan diruang kerjanya agar proses tersebut dapat benar-benar terawasi, sehingga akan meminimalisir potensi hal-hal berbau pelanggaran seperti adanya biaya yang dibebankan kepada masyarakat, karena proses tersebut dijamin gratis oleh Pemkab Mamuju.

“Setelah pelaku UMKM dalam mengantongi sertifikat halal tentu akan menjadi modal yang baik untuk selanjutnya dapat melengkapi segala persyaratan untuk dapat diterima di pasar modern,” papar Habsi Wahid.

Menurutnya hal yang tidak kalah penting dari kemasan produk harus terlihat menarik, untuk itu Pemkab Mamuju juga telah menyiapkan  5 mesin pengemasan yang telah disebar di beberapa kecamatan.

Tidak hanya itu, terdapat satu mesin pengemasan berskala besar yang telah siap dioperasikan, saat ini untuk sementara ditempatkan di kantor Koperasi UKM dan perindustrian.

“Ini semua adalah upaya kita untuk mendorong pelaku UMKM agar dapat bersaing di pasar modern, sembari kita juga siapkan regulasi agar tidak lagi ada alasan super market tidak menerima produk masyarakat kita,” ungkapnya.

Salahsatu pelaku UMKM, Husnah mengaku sangat berterimakasih kepada bupati Mamuju atas semangat dan dorongannya kepada pelaku usaha kecil.

“Hari ini kita terima sertifikat label halal, harusnya kita bayar sampai tiga jutaan rupiah, tapi oleh kebijakan Pak Bupati ini di berikan gratis, kedepan saya yakin produk yang kami pasarkan akan Mampu bersaing karena soal rasa kita tidak akan kalah,” kata Husnah pengusaha keripik berbahan ikan penja ini.

Secara teknis Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Mamuju, Nursiah menjelaskan.

“Penerbitan sertifikat label halal terbilang proses yang cukup rumit karena di verifikasi sendiri oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), atas proses itu jumlah UMKM yang diajukan tidak selamanya semua akan dipastikan  lolos sertifikasi, karena MUI sama sekali tidak bisa diintervensi,” ungkapnya.

Namun demikian, ia mengaku berbangga karena untuk wilayah Sulbar proses setifikasi label halal telah disinergikan hingga ketingkat Nasional diakuinya baru dilakukan oleh Pemkab Mamuju.#Hms/K1.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here