Setelah 8 Tahun Buron, Akhirnya Jaksa Tangkap Terpidana Korupsi Dana DPRD Kukar

0
107

TENGGARONG  – Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur bersama tim Intelijen Kejaksaan Agung Adhiyaksa Monitoring Center (AMC) menangkap terpidana Mus Mulyadi, Jumat (22/3/2019) pukul 09.30 WITA.

Mus Mulyadi, terpidana korupsi dana perjalanan dinas DPRD Kutai Kartanegara tertangkap di tempat persembunyiannya di Perumahan Grand Tamansari Harapan Baru Kecamatan Loa janan Ilir Cluster Maya G.3 No. 11.

Kepala Seksi Penerangan Kejati Kaltim, Acin Muksin mengatakan sejak putusan Mahkamah Agung memvonis bersalah, tim kejaksaan telah memburu lama Mus Mulyadi.

“Hari pertama putusan Mahkamah Agung keluarkan putusan bersalah, kami telah melakukan pencarian Mus Mulyadi,” jelas Acin.

Dijelaskan Acin, tim kejaksaan langsung membawa Mus Mulyadi ke Tenggarong, usai melakukan penangkapan di Samarinda.

“Yang bersangkutan langsung dibawa ke Lapas Tenggarong,” kata Acin. Mus Mulyadi ditangkap dengan surat perintah pelaksanaan putusan No. 01/Q.4.12/F.t.1/03/2019.

Acin menambahkan Mus Mulyadi bersalah berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No. 931 K/Pid.Sus/2012 tanggal 2 Nopember 2011.

Mus Mulyadi terbukti terlibat dalam kasus korupsi merugikan negara sekitar Rp2,6 miliar terkait Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 180.188/HK-149/2005 tentang belanja penunjang kegiatan pimpinan dan anggota DPRD.

Mus Mulyadi bersama terpidana lainnya diduga membuat anggaran ganda di sekretariat DPRD walaupun item yang sama telah ditanggung melalui APBD.

Anggaran ganda dalam peraturan bupati itu meliputi uang akomodasi Rp 4 juta, uang saku Rp 3 juta, serta uang cuci dan setrika Rp900 juta untuk paket peningkatan SDM pimpinan, serta anggota DPRD.

Pada Rapat paripurna APBD Perubahan Kukar 2005, terkait biaya penunjang kegiatan operasional terjadi kenaikan dari Rp10,5 miliar menjadi Rp20,3 miliar. Sementara, biaya perjalanan dinas diubah dari Rp6,098 miliar menjadi Rp10,058 miliar.

Penambahan biaya tersebut digunakan untuk keperluan perjalanan dinas kunjungan kerja komisi keluar daerah sebesar Rp2,1 miliar dan perjalanan dinas pimpinan, serta anggota DPRD dalam rangka pelatihan peningkatan SDM sebesar Rp1,8 miliar.#mym/pro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here