Peningkatan Perekonomian Cenderung Rubah Pola Hidup Tidak Sehat

0
59

MAMUJU  –  Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Sulbar Hamzah, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis  (Rakortek) kolaborasi provinsi dan kabupaten se Sulbar di Hotel d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Kamis, 28 Maret 2019.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Sulbar tersebut, mengangkat tema “Penguatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menuju Cakupan Kesehatan Semesta”.

Dalam sambutannya Hamzah mengemukakan,  pertumbuhan ekonomi di Sulbar dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, seiring dengan itu kemiskinan mengalami penurunan.

Terkait hal itu, menurut Hamzah tantangan yang dihadapi di Sulbar saat ini yaitu, adanya transisi perubahan pola makan, hidup dan sebagainya, yang dapat meningkatkan kematian dengan penyakit tidak menular terus meningkat.

“Hal ini perlu diantisipasi, karena peningkatan perekonomian seseorang cenderung merubah pola hidup dan keselamatan yang mengarah kepada perilaku beresiko pada penyakit jantung dan penyakit tidak menular lainya,”ucap Hamzah.

Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan, Anung Sugihantono mengatakan, penyakit tidak menular bukan hanya untuk dibicarakan, namun banyak hal yang harus diperhatikan tentang hal itu, seperti menyelesaikan berbagai faktor dan resiko yang ada.

“Kita harus mampu menyelesaikan berbagai faktor dan resiko yang ada. Kesehatan pada dasarnya adalah investasi untuk mencapai sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan menjadi daya saing suatu daerah atau  bangsa,” terang Anung.

Untuk itu, Anung menyatakan, konsep pembangunan yang  dibangun di Sulbar adalah pembangunan yang berkonsep kesehatan.

Agar hal tersebut dapat terwujud, Anung menekankan, upaya itu membutuhkan kerja keras serta berkesinambungan untuk saat ini hingga nanti.

“Sebagai pembina wilayah Sulbar, saya percaya dibawah kepemimpinan Bapak Gubernur Ali Baal Masdar dan seluruh jajaran Dinas Kesehatan se Sulaweai Barat, hal ini akan tewujud di tahun tahun yang akan datang,” harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, Achmad Azis mengatakan, Rakortek tersebut dilaksanakan untuk  penguatan dalam  pencegahan dan pengendalian penyakit, guna mencapai cakupan kesehatan semesta dengan penguatan sinergi  dan kolaborasi  pusat, provinsi dan iabupaten.

Selain itu, Ia juga menyampaikan, dalam  Rakontek itu akan membahas beberaa hal, diantaranya Evaluasi Kegiatan  P2P 2018, Percepatan Pencapaian Target Program P2P 2019, Perencanaan Kegiatan Program P2P 2020, Upaya terobosan untuk percepatan pencapaian target Program P2P dan Pelaksanaan SPM Bidang Kesehatan Program P2P.#Deni.

Editor: Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here