Polda Kepri Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika Jaringan Internasional

0
39

BATAM – Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga mengungkap terkait tindak pidana narkotika jaringan Internasional yang didapat oleh Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri dari laporan masyarakat pada Senin (8/4/2019) lalu.

Melalui pesan pers secara tertulis, sekira pukul 13.00 WIB, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri mendapat informasi ada seorang laki-laki dan seorang perempuan yang akan membawa narkotika jenis kristal bening diduga sabu dari Malaysia menggunakan kapal penumpang dari Pelabuhan Pasir Gudang Malaysia ke Pelabuhan Batam Centre Indonesia.

Setelah dilakukan penyelidikan di seputar Pelabuhan Batam Centre, sekira pukul 16.00 WIB saat penumpang kapal dari Pasir Gudang Malaysia keluar dari pintu kedatangan di pelabuhan Batam Center, petugas mencurigai dua orang pasangan laki – laki dan perempuan.

“Saat diinterogasi, seorang laki-laki berinisial PR (29) kemudian mengaku membawa narkotika yang disimpan didalam perutnya yang dimasukkan melalui anus sebanyak empat bungkus dengan berat sekira 263,79 gram,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Erlangga, Jumat (12/4/2019)

Selanjutnya, seorang perempuan berinisial SN (40) juga didapati membawa narkotika jenis kristal bening diduga sabu yang juga disimpan di dalam perut melalui anus sebanyak empat bungkus dengan berat sekira 254,93 gram.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang -Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat tahun dan paling lama 20 tahun.#Rls

Editor: Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here