Tangan Terborgol, Mantan Bupati Kukar Tebar Senyum usai Diperiksa KPK

0
59

JAKARTA – Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari diperiksa terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Dia diperiksa sebagai tersangka.

Rita keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2019) sekitar pukul 15.30 WIB. Dia keluar dengan tangan terborgol.

Rita menebar senyum saat ditanya mengenai materi pemeriksaannya. Rita juga terlihat menenteng tas saat keluar dari gedung KPK.

“Hanya ganti pengacara saja, ya,” ucap Rita sambil masuk ke mobil tahanan.

Rita sendiri merupakan narapidana kasus korupsi yang kini menghuni Lapas Pondok Bambu. Dia divonis 10 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan karena terbukti menerima uang gratifikasi Rp 110.720.440.000 terkait perizinan proyek pada dinas Pemkab Kukar.

Dia disebut melakukan perbuatan itu bersama Khairudin, yang divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Peran Khairudin, yang merupakan Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB), yang juga anggota Tim 11 pemenangan Rita, adalah pihak yang ikut menerima gratifikasi. Khairudin awalnya anggota DPRD Kukar saat Rita mencalonkan diri sebagai Bupati Kukar periode 2010-2015.

Selain itu, Rita dinyatakan bersalah menerima uang suap Rp6 miliar terkait pemberian izin lokasi perkebunan sawit. Uang suap itu diterima dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun alias Abun.#Haf/K1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here