Bangun Komunitas SIP, Sudarji Siap Wakafkan Diri untuk Polman

0
194
Sudarji Sjaharuddin Ketua Sahabat Independen Polman (SIP)

KOREKSI.id, Mamuju – Sebaik-baik manusia dialah yang bermanfaat kepada sesamanya, adalah sabda Rasullullah Muhammad SAW.

Kata itu, mengawali niat Sudarji Sjaharuddin ingin memberi manfaat kepada sesamanya.

Ditemui di Mamuju, Sabtu 15 Agustus 2020, dengan berpakaian santai memakai baju oblong warna hitam, tertulis Warkop Sahabat dengan celana Jeans warna biru.

Kepada media ini, Sudarji  mengatakan, membentuk suatu komunitas Sahabat Independen Polman (SIP) sebagai sarana untuk berbuat kepada sesama hal-hal yang bermanfaat.

“Awalnya niat saya membentuk SIP sebagai wahana untuk berkumpul bersama sahabat agar bisa memberi manfaat kepada sesama dalam hal kebaikan,” kata Sudarji

Sudarji dilahirkan dalam keluarga sederhana, namun punya tekad yang besar untuk kemajuan daerah. Dia penuh semangat dan selalu memberdayakan putra putri lokal.

Lelaki kelahiran Polewali Mandar (Polman) 25 Februari 1981, lebih akrab disapa Darji. Sejak duduk di bangku SMA sudah menjadi pemimpin. Pada tahun 1997 menjadi Ketua Osis SMK DDI Pare-pare.

Melanjutkan pendidikan di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI). Pada 2002 dia kembali memimpin  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sebagai Ketua Komisariat Fakultas Ekonomi UMI.

Karirnya di HMI terus berlanjut, hingga ke pengurus cabang pada tahun 2004 menjabat sebagai Ketua Bidang Kekaryaan HMI Cabang Makassar. Kesuksesannya dalam berorganisasi dan akademisi dibuktikan disalah satu perusahaan pembiayaan. PT.Adira Finance.

Tahun 2006 diangkat sebagai Accout Receivable Officer. Kemudian pada tahun 2008 menjadi Accout Receivable Head PT.Adira Finance. Karirnya di Adira melejit sejak tahun 2011 hingga sekarang sebagai Manager PT.Adira Finance.

Kini Darji ingin menjajaki dunia politik. Tekadnya tidaklah sebagai politis. Melainkan sebagai putra daerah Polman yang ingin memajukan daerah dan tumbuh bersama dengan putra putri daerah.

“Setelah 15 tahun keliling, saat ini berniat meninggalkan zona nyaman dan ingin mengabdikan sisa hidup di tanah kelahiran Sulawesi Barat,” kata suami Renni Juita Gunarjo.

Ayah dari Almahira Khadija Narendar, juga owner Stockis Center K-Link Mamuju, Sulbar yang juga merambah bisnis sarang burung walet di Polman.Selain itu dia juga merupakan owner Warkop Sahabat.

“Intinya usaha dan politik itu harmonis jika kita melakukan niat tulus untuk berbuat baik dan bermanfaat kepada sesama, saya siap mewakafkan diri untuk Polman, hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT,” ucap Sudarji.#Jaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here