Mamuju Deflasi 0,34 persen pada September 2020

0
138

KOREKSI.id, Mamuju – Dari 13 kota yang terdapat di Sulawesi, lima kota mengalami inflasi dan delapan kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kendari sebesar 0,26 persen dan terendah terjadi di Makassar sebesar 0,05 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Bau-Bau sebesar 0,40 persen dan terendah terjadi di Gorontalo sebesar 0,06 persen. Mamuju dengan deflasi 0,34 persen menempati urutan ketiga dari delapan kota yang mengalami deflasi di Pulau Sulawesi.

Berdasarkan hasil survei harga konsumen 90 kota di Indonesia pada bulan september 2020, menunjukkan bahwa 34 kota mengalami inflasi dan 56 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Gunung Sitoli sebesar 1,00 persen dan terendah terjadi di Pekanbaru dan Pontianak dengan inflasi masing – masing sebesar 0,01 persen, sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Timika sebesar 0,83 persen dan terendah terjadi di Jember, Bukit Tinggi dan Singkawang dengan deflasi masing- masing sebesar 0,01 persen. Mamuju dengan deflasi sebesar 0,34 persen menempati urutan ke 12 dari 56 kota yang mengalami deflasi.

Tingkat perubahan indeks tahun kalender September 2020 di Mamuju adalah mencatatkan terjadinya inflasi 1,73 persen sedangkan tingkat perubahan indeks tahun ke tahun (September 2020 terhadap September 2019) menunjukkan adanya inflasi 2,77 persen.

Disampaikan oleh Agus Gede Hendrayana Hermawan, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat dalam Live Streaming via youtube pada pukul 12.45 WITA  Rabu 1 Oktober 2020, bahwa deflasi di Mamuju pada September 2020 terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran.

Selanjutnya disampaikan bahwa kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan minuman, dan tembakau 0,98 persen; kesehatan 0,62 ; kelompok transportasi 0,09 persen; dan kelompok informasi,komunikasi dan jasa keuangan 0, 05 persen.#Rls/Siar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here